Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat

Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat: Dalam 2 tahun ke depan ini Indonesia akan disibukan dengan pencalonan kepala daerah yang dilakukan secara serentak pada 2018. Di awal tahun 2018 tepatnya pada 1 januari 2018 KPU sudah membuka untuk pendaftaran calon pasangan dan dilanjutkan pada tanggal 15 Februari 2018 dengan memberikan pasangan masa Kampanye hingga 23 juni 2018 dan pada 24-26 Juni 2018 para calon dan masa kampanye harus mencabut dan membersihkan alat praga mereka karena sudah memasuki masa tenang. Akhir dari semua itu terjadi pada 27 Juni 2018 yang artinya seluruh daerah yang terkena Pilkada serentak akan menggunakan hak suaranya.

Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat

Dalam Pilkada serentak 2018 ini ada sekitar 171 daerah akan menggunakan hak suaranya. Dalam hal ini Jawa Barat juga melakukan kegiatan 5 tahun sekali ini. Dalam Pilkada Jabar ini mungkin nuansa “panas” Pilgub DKI Jakarta akan terbawa juga. Dimana PAN akan mengusung aktor lawas yang sudah masuk ke politik sejak 2012. Karier politiknya dimulai dari mendampingi Ahmad Heryawan dalam Pilkada Jabar 2013. Dalam pilkada tersebut mantan pemain sinetron Kiamat Sudah Dekat ini menang dengan hanya sekali putaran saja.
(Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat)
Ditahun 2018, Deddy sudah selesai mengemban tugas sebagai wakil dari Ahmad Heryawan yang sudah menjabat dua periode, yang artinya Ahmad Heryawan sudah tidak dapat melakukan pencalonan di provinsi Jabar, dan Deddy berencana untuk mencoba keberuntungannya di Pilkada 2018 ini. Keinginan untuk duduk di kursi nomor satu ini disambut baik dengan PW Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendukung pencalonan dirinya. Hal ini disampaikan oleh ketua harian dari dewan pimpinan wilayah (DPW) Hasbullah Rahmad, yang menilai pria kelahiran Jakarta 5 Maret 1955 ini cocok dengan calon yang ingin diusung oleh PAN.
(Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat)
Mizwar dianggap sebagai sosok yang bersih dan mampu untuk membagun Provinsi Jabar untuk lebih baik kedepannya. Ketua DPW ini pun meyakini bahwa rekomendasi dari DPW akan diterima oleh Ketum dari PAN Zulkifili Hasan. Selain orangnya bersih dan tulus memajukan provinsi Jabar, ketua DPW juga meyakini kans menang di pilgub Jabar terbuka lebar untuk aktor lawas tersebut. Pencalonan ini tidak dapat dilakukan oleh partai PAN sendirian karena tidak memenuhi syarat untuk pencalonan sendirian, karena itu PAN sekarang sudah mulai membuka diri untuk partai-partai lain yang ingin berkoalisi.
(Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat)
Selain PAN, Partai Persatuan Pembangunan kubu Romahurmuziy atau Romi juga sudah memiliki calon yang akan di usung untuk menduduki kursi Jabar satu. Calon dari PPP kubu Romahurmuziy atau Romi adalah Walikota Bandung Ridwan Kamil. PPP sudah mendekralasikan dukungannya dengan 2 partai lainnya yaitu Nasden dan PKB. Di kantor DPP Romi mengatakan bahwa Partai PPP, Nasdem, dan PKB siap membantu kang Emil sapaan akrab dari Ridwan Kamil untuk berangkat ke Pilgub Jabar. Dengan ketiga partai yang sudah bergabung, kang Emil sudah mengantongi 21 kursi.
(Perebutan Menjadi Orang Nomor Satu Di Jawa Barat)
Satu nama yang muncul adalah Bupati Purwarkarta Dedi Mulyadi yang didukung oleh partai Golkar. Saat ini para Penggurus DPP Pohon Beringin tersebut sedang mencari wakil untuk menemani Bupati Purwarkata ini untuk bersaing dalam perebutan kursi Jabar 2018. Mari kita tunggu saja kejutan kejutan apa saja yang terjadi di Pilkada Jabar 2018. Apakah akan sama dengan DKI Jakarta yang mengangkat isu suku, agama, ras, dan antargolongan untuk memenangkan salah satu calon?